Langsung ke konten
Terkini
BERITA SEKOLAH

Membangun Budaya Siaga: Siswa SMPS VIDYA SASANA Ikuti Simulasi Mitigasi Bencana

Februari 1, 2026
0 1,022

Siswa Siaga, Bencana Menjauh: SMPS VIDYA SASANA Gelar Simulasi dan Pelatihan Mitigasi Bencana

VIDYANews, Karimun – Ratusan siswa SMPS VIDYA SASANA nampak sigap berlindung di bawah meja saat sirine tanda bahaya berbunyi nyaring di area sekolah pada. Hal ini bukan merupakan kejadian bencana sungguhan, melainkan bagian dari Pelatihan Mitigasi Bencana dan Simulasi Evakuasi Mandiri yang digelar oleh pihak sekolah bekerja sama dengan BPBD setempat.

Menanamkan Budaya Sadar Risiko Sejak Dini

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap pentingnya kesiapsiagaan sekolah yang berada di wilayah rawan gempa/banjir. Pelatihan diawali dengan pemberian materi di dalam kelas mengenai pengenalan potensi bencana, cara membaca peta jalur evakuasi, hingga teknik melindungi kepala saat terjadi guncangan.

Baca Juga: LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN (LDK) SMPS Vidya Sasana 2026: Menumbuhkan Generasi Berkarakter, Disiplin, dan Bertanggung Jawab

Kepala SMPS VIDYA SASANA Syaiful Bahri, SE, menyampaikan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan siswa tahu apa yang harus dilakukan saat keadaan darurat.

“Kami tidak ingin siswa panik saat bencana terjadi. Melalui pelatihan ini, kami membangun insting mereka agar secara otomatis melakukan prosedur penyelamatan diri, seperti drop, cover, and hold on,” jelasnya.

Simulasi Lapangan dan Penanganan Pertama

Puncak acara ditandai dengan simulasi evakuasi total. Seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf tata usaha, diarahkan menuju Titik Kumpul yang telah ditentukan di lapangan terbuka.

Selain evakuasi, beberapa perwakilan siswa yang tergabung dalam PMR (Palang Merah Remaja) juga dilatih teknik dasar penanganan luka ringan dan cara mengevakuasi korban menggunakan tandu darurat. Hal ini bertujuan agar siswa tidak hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga mampu memberikan bantuan dasar kepada teman sejawat.

Dokumentasi Simulasi Penanganan Luka Ringan Oleh PMR

Evaluasi dan Keberlanjutan

Pihak BPBD yang menjadi instruktur dalam kegiatan ini memberikan apresiasi atas ketenangan siswa selama simulasi. Namun, beberapa catatan diberikan terkait kecepatan waktu evakuasi yang perlu terus diasah melalui latihan rutin.

“Mitigasi bukan kegiatan sekali jalan. Ini adalah pembiasaan. Kami berharap SMP VIDYA SASANA bisa menjadi contoh Sekolah Aman Bencana bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Karimun,” ujar, perwakilan dari tim pelatih.

Dengan pelatihan ini, diharapkan seluruh warga sekolah tidak lagi merasa takut secara berlebihan, melainkan lebih siap dan tangguh dalam menghadapi tantangan alam di masa depan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.

Berita Berikutnya